Zat-zat toksis digolongkan dengan cara-cara yang bermacam-macam tergantung pada minat dan kebutuhan dari yang menggolongkannya. Sebagai contoh, zat-zat toksis dibicarakan dalam kaitannya dengan organ-organ sasaran dan dikenal sebagai racun-racun liver, racun-racun ginjal, jika dihubungkan berdasarkan penggunaannya dikenal sebagai pestisida-pestisida, pelarut-pelarut, bahan-bahan aditif pada makanan dan lain-lain. Serta, jika dihubungkan ke sumbernya dikenal sebagai toxintoxin binatang dan tumbuh-tumbuhan. Zat-zat toksis jika dikaitkan dengan efek-efeknya dikenali sebagai karsinogen, mutagen. Jika zat-zat toksis dikaitkan dengan fisik ny maka dikenal sebagai debu, gas, cair. Serta jika zat-zat toksis dikaitkan dengan kandungan kimianya mka zat-zat toksis itu dikenal sebagai amina aromatic, hidrokarbon halogen, dan lain-lain.
Selain itu, agent-agent toksis bisa juga digolongkan berdasarkan :
 Sifat fisiknya : gas, debu, logam-logam
 Kebutuhan labellingnya : mudah meledak, mudah terbakar, pengoksidir
 Kimianya : turunan-turunan anilin, Hidro Karbon dihalogenasi dan seterusnya
 Daya racunnya : sangat-sangat toksis, sedikit toksis dan lain-lain.
Penggolongan agent-agent toksis atas dasar mekanisme kerja biokimianya (inhibitor-inhibitor sulfhidril, penghasil met Hb) biasanya lebih memberi penjelasan dibanding penggolongan oleh istilah-istilah umum seperti irritantirritant dan corrosif, tetapi penggolongan-penggolongan yang lebih umum seperti pencemar-pencemar udara, agent-agent yang berhubungan dengan tempat kerja, dan racun-racun akut dan kronis dapat menyediakan satu sentral yang berguna atas satu masalah khusus.
Dari uraian diatas dapat dilihat bahwa tidak ada system penggolongan tunggal yang dapat diterapkan untuk keseluruhan agent-agent toksik yang beraneka ragam itu dan gabungan dengan sistem-sistem penggolongan yang berdasarkan faktor-faktor lain boleh jadi diperlukan untuk menyediakan system perbandingan terbaik untuk satu tujuan tertentu. Meskipun demikian, system penggolongan yang didasarkan pada sifat-sifat kimia dan sifat-sifat biologis dari agent-agent dan sifat-sifat pemaparan yang khusus sangat disukai untuk dipergunakan oleh pembuat undang-undang atau tujuan pengawasan dan pada umumnya untuk toksikologi.
Menurut sejarahnya usaha-usaha pertama untuk menggolong-golongakan agent-agent adalah didasarkan oleh sumber-sumber alamnya. Satu dari pelopor dalam bidang ini adalah Discorides yang membagi racun-racun kedalam racun-racun binatang, tumbuh-tumbuhan dan mineral.

About boru chipudan

motto: do the best......!!!!!! kutipan: Iman yang kecil, membawa hati kita ke surga. Tetapi iman yang besar membawa surga kedalam hati kita. Karena itu latihlah dirimu untuk lebih beriman kepada Tuhan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s